Penulis: Syauqi Athillah, Tim Web Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia
Pekanbaru, 22 Mei 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Baiq Aisah, mahasiswi delegasi tunggal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan nomor dada 20, berhasil meraih gelar Runner Up 1 Putri Tarbiyah 2026 pada ajang Putra Putri Tarbiyah 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FTK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Ajang Putra Putri Tarbiyah 2026 merupakan salah satu kegiatan bergengsi tingkat fakultas yang menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang intelektual, public speaking, kepribadian, bakat, serta kepemimpinan mahasiswa Tarbiyah.

Rangkaian kegiatan Putra Putri Tarbiyah 2026 dimulai dari Seleksi Wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 08 Mei 2026 di Gedung PMU FTK. Selanjutnya peserta mengikuti Seleksi Minat dan Bakat pada tanggal 09 Mei 2026 di Aula FTK Lantai 3. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Pra Karantina yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meeting pada tanggal 11 Mei 2026.
Memasuki tahap berikutnya, para finalis mengikuti Karantina Hari Pertama hingga Hari Ketiga yang berlangsung mulai tanggal 14–16 Mei 2026 di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau. Dalam masa karantina tersebut, para finalis mendapatkan berbagai pembekalan, pelatihan, hingga presentasi advokasi sebagai bentuk pengembangan kapasitas diri dan kemampuan berbicara di depan umum.
Seluruh finalis juga menghadiri kegiatan Seleksi Top 5 Berbakat yang diselenggarakan di Mall Ciputra Pekanbaru pada tanggal 20 Mei 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Putra Putri Tarbiyah 2026.
Puncak kegiatan berlangsung pada Grand Final Putra Putri Tarbiyah 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2026 di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau. Pada grand final tersebut, Baiq Aisah berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga akhirnya dinobatkan sebagai Runner Up 1 Putri Tarbiyah 2026.
Prestasi yang diraih Baiq Aisah tentu menjadi kebanggaan besar bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam ajang pengembangan diri dan representasi mahasiswa tingkat fakultas.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Ismail Mulia Hasibuan, M.Pd., turut memberikan apresiasi dan semangat kepada seluruh finalis Putra Putri Tarbiyah 2026.
Beliau menyampaikan bahwa ajang Putra Putri Tarbiyah 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah lahirnya mahasiswa-mahasiswi terbaik yang mampu menjadi wajah, ikon, sekaligus ambassador Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di tengah masyarakat.
“Ajang ini sangat baik dan luar biasa, karena melalui kegiatan inilah lahir generasi muda Tarbiyah yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki adab, karakter, wawasan, serta kemampuan komunikasi yang baik. Saya berharap seluruh finalis tetap semangat menjalani setiap prosesnya, sebab setiap langkah yang dilalui hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju versi terbaik diri kalian,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa finalis Putra Putri Tarbiyah harus mampu menjadi representasi mahasiswa yang membawa nilai-nilai pendidikan, keteladanan, serta semangat perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
“Menjadi seorang ikon Tarbiyah bukan hanya tentang menyandang gelar ataupun mengenakan selempang amanah semata, tetapi bagaimana seseorang mampu menjaga nama baik Tarbiyah melalui akhlak, intelektualitas, sikap, serta kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan sekitar,” tambah beliau dengan penuh harapan.
Baiq Aisah membuktikan bahwa menjadi satu-satunya delegasi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia bukanlah alasan untuk merasa kecil ataupun ragu melangkah. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan yang kuat, ia mampu terus bersinar dan menunjukkan kualitas terbaiknya di ajang Putra Putri Tarbiyah 2026.
Perjalanan yang dijalani menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba dan konsistensi dalam berproses mampu membawa seseorang menuju pencapaian yang membanggakan. Sosok Baiq Aisah hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi bahwa satu delegasi pun mampu berdiri dengan percaya diri, membawa nama program studi, dan mengukir prestasi di panggung besar Putra Putri Tarbiyah 2026.
Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berkembang, mengasah kemampuan diri, serta aktif membawa nama baik program studi di berbagai ajang prestasi



